Sahabat adlh,,
seorng yg dtng,smntra slruh dunia mnggalkanmu.
Sllu mlhat yg baik drmu dan mlupakn yg bruk.
Yg tdk tlalu sbuk mndngarkn dan mngerti mslhmu..
Kalimat diatas tu isi sms yang tiba2 aja dikirim SETAN KUNTET samaku (tanpa dikurang atau ditambahi). Responku langsung terkejut aja,cz siang2 yang puanasnya minta ampun tiba2 ada sms yg sangat menyentuh jiwa dan ragaku.
Jangan2 jaringan otaknya udah trbakar akibat panasnya matahari,jadi kirim sms yg gk jelas tujuannya dikirim ke aku,terus datangnya dalam kondisi yg tdk pas n tiba2.
Setelah baca sms nya,ku acungi jempol tangan plus jempol kaki sama pengarangnya n ku lgsng ngrasakan kalau isinya tu trnyata sangat dalam,saking dalamnya sampek aku tenggelam membahas dan mencerna kata demi kata dari sms nya. Ini dia hasil analisisku :
Sahabat adalah....
-Seorang yang datang,sementara seluruh dunia meninggalkanmu : waaaaw canggih...hebat ya sahabat bisa sebegitunya. Kesannya bahwa semua orang didunia ini,termasuk orangtua dan saudara kandung kita sendiri telah meninggalkan kita dan hanya seorang sahabatlah yang datang pada kita,menemani kita dalam kesendirian,menemani kita dari kesepian,menemani kita dalam dunia yang luas ini.
Hanya seorang sahabatlah yang bisa menemani kita????
apa kasih orangtua telah dikalahkan oleh kasih sahabat????
siapa yang lebih dulu kita kenal,sahabat atau keluarga???
siapa yang lebih kau percaya,sahabat atau keluarga???
seberapa jauh kau bisa mengerti keluargamu??? dan seberapa jauh kau bisa mengerti sahabatmu????
-selalu melihat yang baik darimu dan melupakan yang buruk : waaaaaaawwwww canggih juga...kok bisa ya sahabat melupakan yang buruk dari diri kita???bukankah sebaiknya seorang sahabat mengingatkan keburukan kita sehingga kita bisa mencoba mengubahnya???. Maksudku,kalau kita melakukan sesuatu dan seorang sahabat menyadari sesuatu itu adalah keburukan kita,kenapa dia harus melupakan???? Itu berarti kita dibiarkan hidup dalam kelakuan buruk yang kita sendiri tidak sadar.
Sebaiknya seorang sahabat itu tidak munafik,yang hanya melihat kebaikan kita. Kalau hanya melihat kebaikan kita dan mengabaikan keburukan, apa bedanya sahabat dari orang bermuka dua????
-Yang tidak terlalu sibuk mendengarkan dan mengerti masalahmu : aneeeehhhhhh,poin yang ini kok tolak belakang sama poin pertama. Kalau sahabat tidak terlalu sibuk mendengarkan dan mengerti masalah kita,bagaimana mungkin sahabat bisa menjadi satu2nya orang yang menemani kita disaat dunia sudah meninggalkan?????
Kalau dibuat cerita nih : misalnya kita terbaring di Rmh Sakit dan baru divonis kena AIDS. Sejak saat itu tidak ada lagi yang mau mendekati kita,suster yang merawat kitapun kalau mau cek kondisi kita harus make baju ASTRONOT,dilengkapi tabung oksigen.
Tiba2 seorang sahabat datang dan karna dia tidak tau masalah kita,dengan gampangnya dia menghibur dan bilang "tenang aja,seminggu lagi pasti penyakitmu sembuh dan keluar dari RS ini". Terus kita bukannya terhibur,malah makin stress dan bilang ke dia
"SEMBUH DARI HONGKONG pale lu peyang!!!!GILEEEE LU NDROOOO,obatnya aja belum ditemukan,gimana mau sembuh.Kecuali kalau kau yang ngakunya sobatku mau ngantri bawa ember berisi air,terus ngantri deh di tempatnya Ponari.Mungkin aku bisa sembuh".
Tapi,kalaupun poin ketiga ini harus dianggap benar,brarti aku selama ini gak dianggap sahabat. Karena aku selama ini sering mendengarkan dan mengerti masalah orang. Kalo gitu kenapa mulai skarang aku gak peduli aja sama masalah orang,biar dianggap sahabat baik. Dasar pikiranku ini neeeeeeeeeeh :
A. Sahabat = orang yang tidak terlalu sibuk mendengarkan dan mengerti masalahmu. Kalau gitu,
B. Sahabat baik = orang yang tidak mau mendengarkan dan mengerti masalahmu.
Buat SETAN KUNTET, betul gak dasar pikiranku yang barusan???
Demikianlah saudara2 hasil pembahasanku atas SMS yang tiba2 tadi.Maksud postinganku yang ini murni hanya sebagai hasil dari ajang asah otakku untuk menanggapi SMS tadi,tidak ada maksud nyindir pihak manapun (kayak dugaan si SETAN KUNTET. Kenapa kau slalu berfikiran negatif samaku???padahal niatku tidak ada untuk berbuat begitu keji).
Btw,aku penasaran, dari mana asal defenisi "sahabat" itu???Apa dari buku?Judul bukunya apa???Siapa pengarangnya????
Jangan2 bukunya ecek-ecek dan riwayat penulisan pengarangnya perlu diselidiki (hehehehehe,sedikit niru kalimat dari bu dosen PKP).
Makasih sama SETAN yang tadi udah sms aku. Soalnya udah lama aku tidak posting sambil mutar otak untuk bahas sebuah topik seru,kayak sekarang ini.
OOOOOOIIIIII,AKHIRNYA PONARI PRAKTIK LAGI. Kemungkinan topik postinganku berikutnya membahas tentang dia. Tunggu launchingnya ya....aku banyak2 liat berita dulu.
NB:masak filmnya raditya dika belum ada di Solo???Di Medan aja temen2ku udah nonton...Sialan.
CCCCIIIIIIAAAAOOOOOOOOOOO.......
Kita bisa Indonesia bisa on 26th Sea Games jkt-palembang
14 tahun yang lalu
0 komentar:
Posting Komentar
BERILAH KOMENTAR YANG WAJAR...