halooohaaa...
jumpa lagi dengan AKU yang cakep n keren sejagad raya...dalam acara...."MENGARANG INDAH SAMBIL BELAJAR MENGETIK"
Waktu menunjukkan pukul 00.45...dan AKU tidak bisa tidur karena mendapat serangan yang amat menyiksa jantung...Baru aja sembuh dari "Cegukan" yang sangat lama. Padahal udah minum 4 gelas air (es lagi).
Berhubung belum bisa ngantuk, jadi iseng2 aja ngisi blog yang sudah lama tidak terurus ini.
Kali ini aku mau nulis apa aja yang terpintas di pikiranku...jadi gak ada topik atau thema atau alur cerita yaaaa. Yang jelas,,,ini semua adalah realita.
Hmmm...pergantian tahun kemarin terus terang AKU merasa tidak tenang melewatinya. Bukan karena AKU tidak suka melewati pergantian ini dengan "seseorang", tapi pikiranku tertuju pada keadaan disepanjang jalan yang kulewati.
Di satu sisi AKU melihat orang-orang yang dengan senangnya berkeliling santai naik motor ataupun mobil mereka, tapi di sisi lain AKU terganggu melihat banyaknya pedagang terompet dadakan di pinggir jalan. AKU sempat memperhatikan
raut wajah para penjual terompet itu...di raut wajah itu terlihat jelas harapan yang tinggi agar dapat memperoleh uang yang lebih, terlihat jelas raut wajah yang cemas, terlihat jelas raut wajah yang kelelahan.
Di satu sudut trotoar AKU melihat sepasang suami istri dengan seorang anak balita yang tidur pulas dipangkuan sang ibu. Sementara si bapak duduk disebelah terompet2nya yang hanya ada sekitar 10 buah...AKU berfikir, apa yang didapat
orang ini dengan hanya menjual terompet sebanyak itu???
Di sudut trotoar lain AKU melihat seorang pria muda dengan istrinya yang hamil sedang membuat terompet. Keduanya terlihat begitu santai, dengan senyum yang terlihat jelas...AKU berfikir, pasti kedua orang ini adalah keluarga muda, sehingga
keduanya belum terlalu memiliki beban yang berat. Tapi, apa betul senyum mereka itu akan bertahan lama???
Di tempat lain, AKU melihat seorang kakek dengan baju putih polos dan tanpa alas kaki yang sudah tidak seharusnya untuk bekerja lagi, sedang menawarkan terompetnya kepada pembeli...AKU berfikir, kenapa si kakek melakukannya sendirian??kemana anak, menantu atau cucunya??
Dari semua yang kulihat itu, hanya berujung pada satu pertanyaan besar buatku...Apa nasibku nanti seperti itu????
Seperti sepasang keluarga muda dengan senyum yang mungkin tidak akan bertahan lama?
Seperti sepasang suami-istri yang menjual 10 buah terompet, dengan anak balita yang tidur kedinginan dipangkuan sang ibu??
Seperti kakek yang hari tuanya tetap berjualan terompet sendirian...tanpa alas kaki???
Ke topik lain...
AKU sangat penasaran berat dengan kado yang akan dikasi "seseorang" di ultahku nanti. Masalahnya, dia sengaja ngasi petunjuk2 yang tidak jelas tentang kadonya. Petunjuk yang dia kasi tahu hanyalah : "sebesar koper", "berfungsi untuk melindungi", dan "bisa dibawak (kalo niat bawak)
Memang itu anak suka liat AKU tersiksa n makin botak karena rambut rontok mikirin kadonya.pusinglah akuuuuuuu!!!!!
Udah gitu disuruh makan ceker ayam (3 ceker!!!), belum lagi mau dipaksa makan 1 kepala ayam. GILA LU NDROOO!!! bisa mati aku.
Tunggu pembalasanku di Ultahmu.
Topik terakhir (soalnya udah jam 2 pagi, mau tidur)...
Kapan bisa jalan normal??
Atau jangan2 gak bisa lagi jalan normal??
AH...bisa2 AKU gak akan pernah berenang lagi.
CCCCCCCIIIIIIIIIAAAAAAAAAAAOOOOOOOOOOOOOOOOO.
Kita bisa Indonesia bisa on 26th Sea Games jkt-palembang
14 tahun yang lalu
0 komentar:
Posting Komentar
BERILAH KOMENTAR YANG WAJAR...